Siaran Pers
Bandung, 24 Juni 2026 — Keluarga besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berduka atas wafatnya Prof. Dr. H. Achmad Sanusi, M.P.A., salah satu tokoh pendidikan Indonesia, Guru Besar, serta mantan Rektor IKIP Bandung periode 1966–1971 yang kini menjadi UPI. Prof. Achmad Sanusi meninggal dunia pada Selasa, 23 Juni 2026, dalam usia 96 tahun setelah mendedikasikan hampir seluruh hidupnya untuk pengembangan ilmu pendidikan, pembinaan guru, dan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Kepergian Prof. Achmad Sanusi menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi keluarga besar UPI, tetapi juga bagi komunitas pendidikan nasional. Selama lebih dari tujuh dekade pengabdiannya, beliau dikenal sebagai akademisi, pemikir pendidikan, dan pemimpin perguruan tinggi yang konsisten memperjuangkan pendidikan sebagai instrumen pembangunan manusia dan peradaban bangsa.
Lahir di Banjaran, Kabupaten Bandung, pada 31 Agustus 1929, Prof. Achmad Sanusi menempuh pendidikan tinggi di Universitas Indonesia sebelum melanjutkan studi Master of Public Administration (M.P.A.) dan doktoral (Ph.D.) di Indiana University, Amerika Serikat. Bekal akademik tersebut menjadi fondasi penting dalam kiprahnya membangun pendidikan Indonesia melalui berbagai peran strategis yang diembannya.
Pada usia sekitar 37 tahun, beliau dipercaya memimpin IKIP Bandung sebagai rektor. Kepemimpinan Prof. Achmad Sanusi menjadi salah satu tonggak penting dalam penguatan pendidikan guru di Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, IKIP Bandung berkembang sebagai pusat pengembangan pemikiran pendidikan yang berpengaruh di tingkat nasional.
Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., menyampaikan:
“UPI kehilangan seorang guru besar, pemimpin, dan pendidik yang sepanjang hidupnya mengabdikan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa. Prof. Achmad Sanusi tidak hanya mewariskan karya akademik dan pemikiran pendidikan, tetapi juga keteladanan tentang integritas, kesederhanaan, dan komitmen terhadap pengembangan manusia melalui pendidikan.”
Selain dikenal sebagai mantan Rektor IKIP Bandung, Prof. Achmad Sanusi juga berperan dalam memperkuat profesionalisme guru dan pengembangan Ilmu Pendidikan sebagai disiplin akademik di Indonesia. Kontribusinya melalui berbagai forum akademik dan Konsorsium Ilmu Pendidikan Indonesia menjadi bagian penting dalam sejarah pendidikan nasional.
Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdiannya, nama Prof. Achmad Sanusi telah diabadikan menjadi nama gedung utama pertemuan di Kampus UPI Bandung. Pengabadian tersebut mencerminkan penghargaan institusi terhadap kontribusinya dalam membangun dan mengembangkan Kampus Bumi Siliwangi.
Di kalangan mahasiswa, dosen, dan kolega, Prof. Achmad Sanusi dikenal sebagai sosok yang tegas dalam prinsip, namun humanis dalam pendekatan. Beliau memiliki kemampuan menjelaskan persoalan pendidikan yang kompleks secara sederhana, serta senantiasa menempatkan pendidikan sebagai jalan pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
Kepergian Prof. Achmad Sanusi menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang pendidik yang mendedikasikan hidupnya bagi kemajuan pendidikan Indonesia. Namun demikian, gagasan, karya ilmiah, dan nilai-nilai yang diwariskannya akan terus hidup melalui para murid, kolega, dan generasi penerus yang terinspirasi oleh pemikiran serta keteladanannya.
UPI menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan seluruh amal ilmu yang telah diwariskan menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

