Dosen FPTI UPI Dipercaya Menjadi Juri Kehormatan Ajang Fashion Internasional di Singapura

Siaran Pers

Bandung, 24 Juni 2026 — Dosen Program Studi Pendidikan Tata Busana, Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Asri Wibawa Sakti, S.Pd., M.Pd., dipercaya sebagai Honorary Judge (Juri Kehormatan) pada ajang International Creative Fashion & Makeup Competition “The Innovation of Batik: Modern Heritage” yang diselenggarakan di Singapore Expo, Singapura, pada 8 Juni 2026. Penugasan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap kompetensi akademik dan profesional dosen UPI di bidang tata busana, kecantikan, dan industri kreatif di tingkat internasional.

Keikutsertaan Dr. Asri sebagai juri internasional berlangsung setelah inisiasinya dalam menjalin kerja sama antara Program Studi Pendidikan Tata Busana FPTI UPI dan Gayatri Beauty Academy Singapura. Sinergi tersebut menjadi bagian dari strategi internasionalisasi UPI melalui penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kompetisi internasional tersebut mengangkat tema The Innovation of Batik: Modern Heritage yang bertujuan mendorong inovasi dalam pelestarian batik melalui pendekatan kreatif. Peserta berkompetisi pada dua kategori utama, yaitu Fashion & Editorial Makeup dan Creative Costume, yang menggabungkan nilai budaya batik dengan tren desain dan tata rias kontemporer. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kreativitas, inovasi, teknik, estetika, serta kemampuan peserta menginterpretasikan batik sebagai warisan budaya yang relevan dengan perkembangan industri kreatif global.

Dalam menjalankan tugasnya, Dr. Asri bergabung bersama sejumlah akademisi dan profesional, yaitu Dr. Nurul Hidayah, M.Pd., Dr. Annisa Puspa Arum, M.Pd., serta Leonny Marsha Kirani. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Sekolah Indonesia Singapura, Samuel Kuriake Balubun, dan Direktur Gayatri Academy Singapore, Dyah Gayatri.

Dr. Asri menyampaikan bahwa kepercayaan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mencerminkan komitmen UPI dalam memperluas kontribusi akademik di tingkat global.

“Kepercayaan ini merupakan bagian dari komitmen UPI untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan global. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga profesional internasional sangat penting dalam menciptakan program-program yang berdampak dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Keterlibatan dosen UPI sebagai dewan juri internasional sekaligus memperkuat posisi universitas dalam membangun jejaring akademik dan profesional lintas negara. Selain meningkatkan rekognisi internasional dosen, partisipasi ini turut mendukung promosi batik sebagai warisan budaya Indonesia melalui pendekatan inovatif yang relevan dengan perkembangan industri mode dan kecantikan dunia.

Ke depan, UPI akan terus memperluas partisipasi dosen dan mahasiswa dalam forum internasional sebagai bagian dari strategi penguatan reputasi akademik global. Melalui kolaborasi lintas negara dan keterlibatan aktif dalam kegiatan profesional internasional, UPI berkomitmen menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing global sekaligus berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan budaya Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559