Siaran Pers
Bandung, 24 Juni 2026 — Protokol Bumi Siliwangi Universitas Pendidikan Indonesia (PROBUMSIL UPI) menyelenggarakan Pendidikan Struktural dan Kecabangan Tahun Bakti XIX di Sekolah Pascasarjana UPI, Bandung, pada 13–14 Juni 2026. Mengusung tema “Berintegritas dalam Struktural, Terampil dalam Kecabangan, Profesional dalam Pelayanan”, kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas organisasi sekaligus meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa dalam bidang keprotokolan untuk mendukung berbagai agenda resmi universitas.
Program pendidikan tersebut merupakan kelanjutan dari pembinaan berjenjang PROBUMSIL UPI yang setiap tahun menyiapkan sumber daya manusia keprotokolan yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Dibandingkan pelaksanaan Tahun Bakti XVIII pada 2025 yang berfokus pada penguatan struktur organisasi dan kompetensi dasar, penyelenggaraan Tahun Bakti XIX memperluas materi dengan penekanan pada spesialisasi kecabangan, koordinasi lintas satuan, serta simulasi penugasan yang lebih aplikatif.
Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai arah kepemimpinan organisasi, kesiapan pengawalan pejabat, estetika gerak dan bahasa tubuh, tata kelola organisasi, manajemen penugasan, hingga koordinasi lintas satuan. Materi disampaikan oleh jajaran pengurus PROBUMSIL, senior korps, serta praktisi keprotokolan yang memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan kegiatan resmi di lingkungan UPI.
Hari kedua difokuskan pada praktik lapangan melalui pembagian tiga kecabangan, yaitu Aide-de-Camp (AdC), Tata Protokol, dan Kawal Protokol. Peserta mengikuti simulasi sesuai bidang masing-masing sebelum menampilkan demonstrasi hasil pembelajaran sebagai bentuk evaluasi kompetensi. Kegiatan ditutup dengan Upacara Pelantikan Kecabangan melalui pembacaan Surat Keputusan dan penyematan badge kepada perwakilan masing-masing kecabangan.
Sekretaris Utama PROBUMSIL Tahun Bakti XIX, Fuzyawati Nur Ramdhaniyah Putri, menegaskan bahwa pendidikan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter pelayanan yang profesional.
“Badge kecabangan bukan sekadar simbol, melainkan amanah untuk terus berkhidmat secara profesional, berintegritas, dan penuh rasa tanggung jawab dalam setiap penugasan keprotokolan,” ujarnya.
Melalui pendekatan yang memadukan pembelajaran konseptual dan praktik langsung, PROBUMSIL UPI menerapkan metode pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sehingga peserta mampu memahami sekaligus mengimplementasikan standar pelayanan keprotokolan dalam berbagai situasi penugasan. Pendekatan ini sejalan dengan implementasi SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kompetensi nonakademik mahasiswa.
Ke depan, PROBUMSIL UPI akan terus mengembangkan sistem pembinaan yang adaptif terhadap kebutuhan keprotokolan di perguruan tinggi. Penguatan kompetensi, integritas, dan profesionalisme anggota diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas layanan pada berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik, sekaligus memperkuat citra institusi melalui tata kelola keprotokolan yang semakin profesional.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

