Siaran Pers
Bandung, 12 Desember 2025 — Program Studi Manajemen Resort dan Leisure (MRL), Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menyelenggarakan kegiatan Field Trip sekaligus Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pangalengan, Kabupaten Bandung pada November 2025 sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemitraan dengan masyarakat lokal dalam pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal dan pemberdayaan komunitas masyarakat setempat.
Tim kegiatan dipimpin oleh dosen-dosen MRL dari UPI, di antaranya Dr. Fitri Rahmafitria, M.Si., Widyastuti, S.Sos., M.P.Par., Armandha Redo Pratama, S.Pd., M.Sc., Dr. Moh. Dede, S.Pd., M.I.L., dan Hyldan Natawiguna, S.T.P., M.Sc.. Sepanjang kegiatan, mahasiswa dan dosen melakukan survei pendahuluan di tiga desa mitra—Desa Pulosari, Desa Warnasari, dan Desa Lamajang—untuk memetakan kebutuhan, mengidentifikasi tantangan pengembangan wisata, serta menyusun rencana PkM yang relevan.
Rangkaian kegiatan PkM mencakup Focus Group Discussion (FGD) bersama pengelola destinasi dan warga setempat, sosialisasi program kerja, serta implementasi kegiatan pemberdayaan. Para mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam analisis kawasan, komunikasi, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan, sementara masyarakat mendapatkan dukungan dalam pemetaan potensi, identifikasi masalah, dan penyusunan gagasan pengembangan destinasi wisata berbasis komunitas—meliputi konsep agrowisata, wisata petualangan, wisata air, dan wisata budaya.
Tidak hanya praktik lapangan, mahasiswa juga menerima pematerian mengenai potensi pengembangan astro tourism dari komunitas astronomi lokal serta insight mengenai arahan pengembangan pariwisata dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bandung. Dukungan tersebut memperkaya wawasan peserta sekaligus memperluas cakupan kolaborasi dengan pemangku kepentingan lokal.
Prodi MRL menjalin kemitraan intensif dengan berbagai pihak lokal, termasuk pengelola dan petani Strawberry Hills, Komunitas Tani Kopi, pengelola Situ Cileunca, Pokdarwis Pulosari, pemilik homestay, Kelompok Bernard Tani, perangkat desa, Babinsa, Karang Taruna, serta Komunitas Atraksi Budaya. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan semangat kolaboratif dalam pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
Kegiatan ini selaras dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas mahasiswa dan masyarakat, SDG 8 (Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan peluang ekonomi lokal melalui wisata, serta SDG 11 (Permukiman & Komunitas Berkelanjutan) melalui perbaikan tata kelola destinasi berbasis komunitas.
Sebagai hasilnya, kegiatan Field Trip dan PkM ini menghasilkan laporan survei destinasi, pemetaan masalah, gagasan program pengembangan wisata, serta rekomendasi strategis untuk masing-masing mitra, sebagai landasan pengembangan pariwisata berkelanjutan di masa mendatang. UPI berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menjalin kemitraan berkelanjutan antara Prodi MRL FPIPS UPI dan masyarakat Pangalengan, sekaligus memperkuat pendidikan berbasis pengalaman bagi mahasiswa.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

