UPI Dorong Digitalisasi Pembelajaran Bahasa Sunda untuk Perkuat Pelestarian Budaya di Era Digital

Siaran Pers

Bandung, 2 Juli 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat komitmennya dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah melalui inovasi pendidikan berbasis teknologi. Melalui Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), UPI menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kota Tasikmalaya yang berfokus pada pemberdayaan guru Sekolah Dasar (SD) melalui digitalisasi materi ajar Bahasa Sunda berbasis kearifan lokal. Program yang dilaksanakan pada 24 Juni 2026 ini menjadi bagian dari strategi UPI untuk memastikan pembelajaran bahasa daerah tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi digital.

Kegiatan diikuti 80 peserta yang terdiri atas 60 guru SD, 10 perwakilan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), lima pengawas sekolah, serta lima perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya. Selain menjadi forum peningkatan kompetensi guru, kegiatan ini juga ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UPI, Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, dan Universitas Perjuangan Tasikmalaya sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam pengembangan pendidikan berbasis budaya lokal.

Sebagai respons terhadap tantangan transformasi digital di dunia pendidikan, UPI menghadirkan tiga akademisi yang membahas strategi pembelajaran Bahasa Sunda secara komprehensif. Prof. Dr. Usep Kuswari, M.Pd. memaparkan asesmen formatif, sumatif, dan diagnostik berbasis kerangka Gapura Pancawaluya; Dr. Haris Santosa Nugraha, M.Pd. membahas penyusunan bahan ajar yang interaktif dan kontekstual; sedangkan Prof. Dr. Nunuy Nurjanah, M.Pd.menjelaskan strategi digitalisasi materi ajar yang tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.

Pada sesi praktik, peserta memperoleh pelatihan intensif menggunakan platform LearningSundanese dan aplikasi MABS (Materi Ajar Bahasa Sunda). Kedua platform tersebut dirancang untuk membantu guru mengembangkan bahan ajar digital yang lebih interaktif, mudah diakses peserta didik, serta mampu memperkuat pembelajaran Bahasa Sunda tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Jawa Barat.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya transformasi digital dalam pembelajaran bahasa daerah agar tetap mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini.

“Digitalisasi materi ajar Bahasa Sunda merupakan langkah strategis untuk memastikan pembelajaran bahasa daerah tetap relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memperkuat identitas budaya peserta didik,” ujarnya.

Bagi UPI, program ini merupakan implementasi nyata tridarma perguruan tinggi melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pendekatan yang dikembangkan tidak hanya meningkatkan kompetensi pedagogis guru dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga memperkuat upaya pelestarian Bahasa Sunda melalui model pembelajaran yang adaptif terhadap era digital. Model kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sekolah dasar ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah sebagai strategi penguatan pembelajaran bahasa daerah di Indonesia.

Ke depan, UPI akan terus mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi yang berpijak pada kekayaan budaya lokal. Langkah ini sejalan dengan komitmen universitas dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat pelestarian warisan budaya melalui pemanfaatan teknologi digital. Upaya tersebut secara alami mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi guru, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui pelestarian warisan budaya, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559