Siaran Pers
Bandung, 29 Juni 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terus memperkuat transformasi tata kelola perguruan tinggi melalui peningkatan kapasitas kepemimpinan akademik di tingkat internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, dalam Dialogue on Innovative Higher Education Strategies (DIES) International Deans’ Course (IDC) Southeast Asia 2026 Part I yang diselenggarakan di Jerman pada Juni 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi UPI untuk memperkuat sistem penjaminan mutu, internasionalisasi, serta tata kelola perguruan tinggi yang adaptif terhadap dinamika pendidikan tinggi global.
Program DIES IDC merupakan salah satu program pengembangan kepemimpinan perguruan tinggi paling bergengsi yang didukung oleh German Academic Exchange Service (DAAD) bekerja sama dengan German Rectors’ Conference (HRK), Osnabrück University of Applied Sciences, Centre for Higher Education (CHE), dan Freie Universität Berlin. Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan ke-20, dengan hanya 30 pimpinan perguruan tinggi yang lolos seleksi dari enam negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Kamboja. Keikutsertaan UPI mencerminkan pengakuan terhadap kapasitas institusi dalam jejaring pengembangan pendidikan tinggi internasional.
Rangkaian pelatihan berlangsung dalam tiga tahap, yaitu sesi tatap muka di Jerman pada Juni 2026, pendampingan daring pada Juli–September 2026, dan sesi penutup di Malaysia pada November 2026. Selama dua minggu di Jerman, peserta mengikuti berbagai modul mengenai governance, kepemimpinan akademik, manajemen strategis, penjaminan mutu, internasionalisasi, manajemen perubahan, hingga penyusunan Project Action Plan (PAP) yang akan diimplementasikan di institusi masing-masing. Peserta juga melakukan studi banding ke Freie Universität Berlinuntuk mempelajari praktik terbaik pengelolaan kampus berkelanjutan (sustainability campus).
Bagi UPI, keikutsertaan dalam program ini bukan sekadar pengembangan kapasitas individu, melainkan investasi strategis bagi penguatan kelembagaan universitas. Berbagai pendekatan yang dipelajari selama program akan menjadi masukan dalam pengembangan kebijakan akademik, sistem penjaminan mutu, pengelolaan perubahan organisasi, serta strategi internasionalisasi yang tengah dijalankan UPI untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.
Prof. Dr. Vanessa Gaffar menilai pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai tata kelola perguruan tinggi yang responsif terhadap perubahan.
“Program ini memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk belajar dari praktik baik pendidikan tinggi di Jerman dan Asia Tenggara. Banyak insight yang dapat dikembangkan lebih lanjut di UPI, terutama terkait strategic management, quality assurance, leadership, conflict management, dan bagaimana perubahan institusional dapat dikelola secara lebih terarah,” ujarnya.
Menurutnya, hasil pembelajaran tidak akan berhenti sebagai pengalaman individual, tetapi akan diterjemahkan menjadi rekomendasi strategis yang dapat memperkuat sistem pengelolaan universitas. Penyusunan Project Action Plan (PAP) menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan setiap peserta membawa pulang rencana aksi yang dapat diimplementasikan secara nyata sesuai kebutuhan institusi masing-masing.
Partisipasi UPI dalam DIES IDC juga memperluas jejaring kerja sama dengan para pimpinan perguruan tinggi di Asia Tenggara dan Jerman. Forum ini menjadi ruang pertukaran praktik baik (best practices), pengembangan kolaborasi akademik, serta pembentukan jejaring internasional yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di kawasan. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, UPI semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam ekosistem pendidikan tinggi global.
Ke depan, hasil pembelajaran dari program DIES IDC akan diintegrasikan ke dalam penguatan tata kelola, sistem penjaminan mutu, kepemimpinan akademik, dan agenda internasionalisasi UPI. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk membangun institusi yang adaptif, akuntabel, dan berdaya saing internasional. Semangat tersebut sekaligus mendukung terwujudnya pendidikan tinggi berkualitas melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan kemitraan global yang berkelanjutan, sejalan dengan agenda SDG 4 (Pendidikan Berkualitas)dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

