Prodi Sosiologi UPI Gelar FGD Riset Model Resolusi Konflik untuk Atasi Kekerasan Digital di Sekolah

SIARAN PERS

Bandung, 22 November 2025 — Program Studi Sosiologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari riset pengembangan model resolusi konflik untuk penanganan kekerasan digital di lingkungan sekolah. Kegiatan berlangsung di Kampus UPI Bandung dengan melibatkan guru bimbingan konseling, kepala sekolah, peneliti, dan mahasiswa.

FGD ini membahas fenomena kekerasan digital seperti cyberbullying, doxing, ujaran kebencian, dan penyebaran konten negatif di kalangan pelajar yang semakin meningkat seiring perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial di usia sekolah.

Tim peneliti menekankan perlunya strategi penanganan yang tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga pendekatan restoratif, literasi digital, dukungan psikososial, serta keterlibatan orang tua dan sekolah. Model resolusi konflik yang dirancang diharapkan dapat menjadi acuan penyusunan kebijakan sekolah dalam menciptakan ruang belajar digital yang aman.

Perwakilan sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap hasil riset dapat diterapkan dalam mekanisme tata kelola sekolah, kurikulum pendampingan siswa, serta program pencegahan yang lebih sistematis.

Program ini selaras dengan komitmen UPI dalam mendukung SDGs poin 4 (Quality Education) dan poin 16 (Peace, Justice, and Strong Institutions) melalui peningkatan kapasitas lembaga pendidikan dalam menciptakan ekosistem belajar yang aman, inklusif, dan berkeadilan.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559