SIARAN PERS
Bandung, 14 Oktober 2025 — Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) bagi para guru pamong di GH Universal Hotel Bandung, Selasa (14/10). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas pendidik dalam menerapkan pembelajaran yang berkualitas, berkarakter, dan berorientasi pada peserta didik abad ke-21.
Ketua Prodi PPG UPI, Prof. Asep Herry Hernawan, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UPI dalam menyiapkan guru profesional. “Kami ingin memperkuat kemampuan guru pamong agar mampu menerapkan pembelajaran mendalam dalam praktik nyata di sekolah,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan sejumlah pakar pendidikan nasional seperti Prof. Din Wahyudin, M.A., Prof. Dr. Juntika Nurihsan, M.Pd., Prof. Neti Budiwati, M.Pd., dan Dr. Rudi Adi Nugroho, M.Pd.. Mereka membahas filosofi, psikologi, dan strategi pembelajaran inklusif, hingga praktik penyusunan modul ajar berbasis deep learning. Dari sekitar 600 pendaftar, hanya 370 guru pamong yang dapat mengikuti kegiatan secara langsung.
Kegiatan ini sejalan dengan program strategis “UPI Berdampak”, yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan melalui pemberdayaan tenaga pendidik. Selain itu, pelatihan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG 4: Pendidikan Berkualitas) dengan memperkuat kolaborasi antara universitas dan sekolah dalam mencetak guru profesional berkompeten. Prof. Asep berharap kegiatan ini menjadi momentum bagi guru pamong untuk memperkaya praktik pembelajaran mendalam dan memperkuat sinergi antara kampus dan sekolah. “Dengan kegiatan ini, kami ingin melahirkan pendidik yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berdampak bagi kemajuan pendidikan nasional,” tutupnya.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

