Siaran Pers
Bandung, 17 April 2026 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi melantik Dewan Pengurus Protokol Bumi Siliwangi (PROBUMSIL) Tahun Bakti XIX dalam sebuah prosesi yang diselenggarakan di Auditorium FPEB UPI, Bandung. Pelantikan ini menjadi momentum penguatan peran organisasi kemahasiswaan dalam mendukung citra institusi sebagai “kampus berdampak” di tingkat nasional, Jumat 17 April 2026.
Pelantikan tersebut dihadiri oleh pimpinan universitas dan unsur pembina, serta menandai dimulainya masa bakti kepengurusan baru yang diharapkan mampu meningkatkan profesionalisme dan kontribusi mahasiswa dalam kegiatan keprotokolan dan hubungan kelembagaan.
Sebagai organisasi yang bergerak di bidang keprotokolan, PROBUMSIL memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan resmi universitas. Pada periode sebelumnya, organisasi ini telah berkontribusi dalam berbagai agenda institusi, baik akademik maupun nonakademik. Pada kepengurusan baru, penguatan sistem kaderisasi dan peningkatan kompetensi anggota melalui pelatihan berkelanjutan menjadi fokus utama pengembangan organisasi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Yudi Sukmayadi, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun citra institusi melalui kontribusi nyata dan kemampuan organisasi yang profesional.
“Mahasiswa memiliki peran vital dalam membangun citra institusi melalui kontribusi nyata dan kemampuan berorganisasi yang baik. PROBUMSIL diharapkan tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga memberikan dampak positif bagi civitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.
Dalam konteks pengembangan pendidikan tinggi, keberadaan organisasi mahasiswa seperti PROBUMSIL menjadi bagian dari indikator penting dalam membangun ekosistem kampus yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan soft skills, kepemimpinan, dan jejaring kolaborasi mahasiswa.
Selain itu, pelantikan ini juga dikaitkan dengan upaya mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada aspek pendidikan berkualitas dan kemitraan global.
Secara metodologis, penguatan organisasi mahasiswa dilakukan melalui pendekatan kaderisasi berjenjang, pelatihan kompetensi, serta evaluasi kinerja berbasis program kerja yang terukur. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan keprotokolan serta memperkuat posisi organisasi sebagai mitra strategis universitas.
Capaian ini memiliki dampak langsung terhadap penguatan citra institusi, khususnya dalam mendukung pelayanan publik yang profesional dan responsif dalam setiap kegiatan universitas. Dalam konteks nasional, penguatan organisasi mahasiswa juga menjadi bagian dari upaya mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi sosial dan kepemimpinan.
Ke depan, UPI menargetkan peningkatan kualitas organisasi kemahasiswaan melalui pengembangan program berbasis kebutuhan institusi dan masyarakat, serta memperluas kolaborasi lintas sektor. Langkah ini sejalan dengan visi UPI dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

