Mahasiswa UPI Lestarikan Budaya Lewat Permainan Tradisional di Sumedang

SIARAN PERS

Sumedang, 25 Oktober 2025 — Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang yang tergabung dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Berkelanjutan (P2MB) Kelompok 33 menggelar kegiatan pelestarian budaya melalui permainan tradisional di SDN Sirahcipelang, Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, Sabtu (25/10/2025).

Kegiatan dengan tema “Permainan Tradisional: Warisan Budaya dan Sarana Edukasi Anak” dirancang untuk mengenalkan dan mengajak siswa kelas 4 hingga 6 memahami nilai edukatif dari permainan rakyat seperti congklak dan beklen. Permainan congklak dilengkapi unsur logika dan strategi, sementara beklen mengasah motorik dan koordinasi gerak siswa.

“Melalui permainan tradisional, kami ingin menanamkan nilai budaya sekaligus mendorong siswa aktif secara fisik. Ini sejalan dengan implementasi pilar aktivitas fisik dalam pencegahan stunting,” ujar penanggung jawab program, Dzihan Azkiya.

Kegiatan ini memperkuat kontribusi UPI sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak intelektual, tetapi juga membina karakter, budaya, dan kesehatan fisik generasi muda. Melalui pengabdian masyarakat berbasis pembelajaran, UPI Kampus Sumedang mengambil peran aktif dalam revitalisasi nilai lokal serta peningkatan aktivitas jasmani anak sekolah.

Program ini juga merupakan bagian dari inisiatif kampus “Kampus Berdampak” yang menempatkan pendidikan tinggi sebagai agen perubahan sosial. Dengan mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam pembelajaran, UPI mendorong sinergi antara nilai budaya, pendidikan, dan kesehatan.

Kegiatan ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 3 “Kehidupan Sehat dan Sejahtera” serta poin 4 “Pendidikan Berkualitas”, karena menawarkan alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan aktif bagi anak-anak, sekaligus menjaga warisan budaya bangsa.

Acara di SDN Sirahcipelang dihadiri oleh mahasiswa P2MB UPI, guru sekolah, dan kepala sekolah Rina Rohayati, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi anak-anak. Mereka belajar sambil bergerak aktif dan tetap mengenal budaya bangsa,” ujarnya.

Melalui aktivitas ini, UPI menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pendidikan yang inklusif, kreatif, dan berdampak — menjaga akar budaya, mendorong generasi aktif dan sehat, serta membentuk karakter anak-sejak usia dini sebagai modal masa depan bangsa.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559