SIARAN PERS
Putrajaya, 29 Oktober 2025 — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat jejak globalnya dalam pelestarian budaya Nusantara dengan kehadiran Prof. Dr. Yulianeta, Guru Besar Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra, sebagai pembicara utama pada konferensi PAKAM 2025 (Persidangan Antarabangsa Karya Agung Melayu) yang diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2025 di Hotel Le Méridien, Putrajaya, Malaysia.
Melalui presentasi berjudul “Transformasi Manuskrip Nusantara melalui Animasi: Usaha Melestarikan Karya Agung dalam Era Teknologi”, Prof. Yulianeta menekankan strategi digitalisasi manuskrip klasik dan penggunaan animasi sebagai sarana jangkau generasi muda dalam upaya pelestarian warisan budaya. Inisiatif ini menegaskan peran aktif UPI dalam mengintegrasikan teknologi dan kebudayaan di tingkat internasional.
Konferensi PAKAM 2025 menghadirkan peneliti, akademisi, dan profesional dari Indonesia, Malaysia, Brunei, Thailand, hingga Jerman, dengan fokus pada inovasi digitalisasi warisan budaya dan kolaborasi lintas negara. Kabupaten UPI dalam forum ini menunjukkan komitmennya untuk memposisikan budaya sebagai pijakan strategis dalam pendidikan, riset, dan diplomasi budaya.
Kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program unggulan UPI “Kampus Berdampak”, yang mendorong perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga agen perubahan sosial dan budaya.
Lebih lanjut, kontribusi UPI dalam kegiatan ini juga dilandasi oleh agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui akses pengetahuan dan pelestarian budaya, SDG 11.4 (Pelestarian Warisan Budaya) melalui digitalisasi naskah kuno, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Tujuan) lewat kolaborasi internasional.
Sebagai tindak lanjut, UPI dan mitra kerja sama diharapkan memperkuat pengembangan kurikulum berbasis warisan budaya digital, mendirikan pusat naskah digital bersama, serta memperluas akses bagi generasi muda dan komunitas global untuk mengenali budaya Nusantara.
Kegiatan PAKAM 2025 dibuka secara resmi oleh Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Datuk Seri Dr. Zambry Abd Kadir mewakili Perdana Menteri Malaysia Dato’ Seri Anwar Ibrahim serta dihadiri oleh para narasumber dan panelis internasional dari bidang filologi, arsip, animasi, dan industri kreatif.
Sebagai universitas pelopor, UPI menegaskan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab kolektif yang berkelanjutan. Dengan memperkuat diplomasi budaya dan inovasi teknologi, UPI berharap generasi muda Indonesia tidak hanya menjadi penerus warisan, tetapi juga inovator budaya masa depan.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

