SIARAN PERS
Bandung, 13 Oktober 2025 — Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang kini resmi menjadi salah satu perguruan tinggi penyelenggara Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPI). Kehadiran UPI dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kompetensi, profesionalisme, serta etika para calon insinyur di Indonesia.
Dukungan ini menegaskan peran UPI sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya fokus pada bidang kependidikan, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap pengembangan sumber daya manusia profesional di bidang teknik dan industri. Melalui Program Profesi Insinyur (PPI) yang dijalankan oleh Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI), UPI memperluas kiprahnya dalam membangun ekosistem pendidikan teknik yang berstandar nasional dan beretika global.
Menurut Ir. Ony Arifianto, M.Sc., Ph.D., perwakilan PII, program profesi insinyur memiliki fungsi penting dalam membentuk keseragaman perilaku dan etika profesi di kalangan insinyur. “Kami dari PII ingin supaya insinyur memiliki standar perilaku yang sama, baik dari sisi integritas maupun etika. Oleh karena itu, kami bekerja sama dengan berbagai universitas, termasuk UPI, untuk mengembangkan PSPI,” ujarnya.
Ir. Ony menambahkan bahwa bergabungnya UPI sebagai penyelenggara PPI memperkuat kapasitas pendidikan profesi di Jawa Barat dan nasional. “Dengan tambahan kekuatan dari UPI, kami berharap semakin banyak insinyur yang dapat dilayani dan dihasilkan dari program PPI di keempat universitas, termasuk ITB, UNPAR, dan UNISBA,” jelasnya.
Kehadiran PPI UPI juga menjadi bagian dari implementasi program strategis “UPI Berdampak”, yang menekankan kontribusi universitas dalam mencetak tenaga profesional berkarakter dan kompeten di berbagai bidang. Program ini memperluas peran UPI dalam mendukung pembangunan nasional melalui pendidikan berbasis kompetensi dan nilai-nilai etika profesi.
Selain itu, inisiatif ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). UPI berkomitmen menghadirkan pendidikan profesi yang inklusif, memperkuat kemitraan akademik–industri, dan mendorong inovasi keinsinyuran yang berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, PII mendorong agar UPI terus memperluas kolaborasi dan memperkuat kurikulum berbasis praktik industri agar lulusan PPI mampu menjawab tantangan global. “Semoga PPI UPI terus maju, jumlah mahasiswanya meningkat, dan hubungan antara UPI serta PII pusat semakin erat,” pungkas Ir. Ony. Melalui sinergi dengan PII, UPI menegaskan komitmennya dalam mencetak insinyur profesional yang berintegritas, beretika, dan berdaya saing tinggi — selaras dengan visi universitas sebagai kampus pelopor pendidikan dan inovasi yang berdampak bagi kemajuan bangsa.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

