Gubernur Jawa Barat: UPI Harus Jadi Miniatur Bangsa yang Ideal

SIARAN PERS

Bandung, 19 Oktober 2025 — Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., menyerukan agar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi miniatur bangsa yang ideal, tempat di mana ilmu, moral, dan budaya tumbuh seimbang. Pesan itu disampaikan dalam orasi kebangsaan pada prosesi Dies Natalis ke-71 UPI bertema “Melesat Bersama untuk UPI Gemilang”, yang digelar di Gedung Ahmad Sanusi, Kampus Bumi Siliwangi, Bandung, Minggu (19/10/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor UPI, Prof. Dr. Didi Sukyadi, M.A., pendakwah nasional Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A., jajaran pimpinan universitas, serta ratusan dosen dan mahasiswa.

Dalam orasinya, Gubernur Dedi menekankan pentingnya pendidikan yang berakar pada nilai-nilai luhur budaya bangsa. Ia memperkenalkan filosofi “Panca Waluya” — cageur, bageur, bener, pinter, singer — sebagai fondasi pendidikan berkarakter.

“UPI harus menjadi pelopor perubahan. Bukan hanya mencetak guru, tetapi mendidik pendidik. Karena mendidik guru berarti mendidik masa depan bangsa,” ujar Dedi.

Ia menambahkan, pendidikan sejati tidak boleh berhenti pada teori, tetapi harus menumbuhkan empati, karakter, dan kesadaran sosial. “Kita sering mencetak orang pintar, tapi lupa mencetak orang benar. Pendidikan bukan hanya soal nilai, tetapi keseimbangan antara hati dan akal,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan, Gubernur Dedi mengajak seluruh insan pendidikan menjadikan UPI sebagai pusat kebangkitan moral, intelektual, dan spiritual bangsa.

“Bangsa ini tidak akan besar karena banyaknya gedung dan teknologi, tetapi karena banyaknya manusia yang berilmu dan berakhlak,” pungkasnya.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559