SIARAN PERS
Changsha, 15 April 2025 — Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. M. Solehuddin, M.Pd., M.A., bersama Dekan Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI UPI), Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., menghadiri Hunan-ASEAN-Germany Conference on Industry-Education Integration Empowering the Development of New Quality Productivity yang berlangsung dari 8 hingga 11 April 2025 di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok.
Dalam konferensi internasional bergengsi ini, UPI mengukir sejarah dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama Sino-German (Hunan) Intelligent Manufacturing Innovation Center pada 9 April 2025. Penandatanganan dilakukan di kantor pusat Zurbrüggen Group China, Xiangpu Road, Yuelu District, Changsha, dengan disaksikan oleh pihak UPI dan mitra dari Tiongkok, termasuk Dr. Dongping Xu (CEO) dan Dr. Pen-Chung Chen (Managing Director).
Kolaborasi strategis ini menjadi langkah nyata UPI dalam memperluas jejaring global dan memperkuat integrasi antara pendidikan, industri, dan inovasi lintas negara. MoU mencakup lima pilar utama:
1. Kolaborasi Akademik dan Penelitian
Riset bersama di bidang manufaktur cerdas, transformasi digital, seni, bisnis, dan ilmu sosial, serta pertukaran dosen dan mahasiswa untuk memperkuat pembelajaran lintas budaya.
2. Kemitraan Industri-Universitas-Penelitian
Pendirian platform inovasi di Hunan oleh universitas ASEAN dan kolaborasi UKM dalam pengembangan R&D, produksi, dan ekspansi pasar.
3. Pengembangan SDM dan Pendidikan Kejuruan (TVET)
Penguatan program double degree dan joint-degree jenjang Magister dan Doktor, serta adopsi model pendidikan kejuruan Jerman dan praktik unggul Tiongkok di kawasan ASEAN.
4. Pertukaran Internasional dan Pembelajaran dari Jerman
Kunjungan lapangan ke universitas dan perusahaan di Jerman untuk memperkaya pengetahuan teknologi dan manajemen industri.
5. Pengembangan Kewirausahaan dan Inovasi
Dukungan bagi startup ASEAN melalui mentoring, pembiayaan, dan kolaborasi industri, serta pembentukan pusat inovasi lintas batas untuk transfer teknologi.
Rektor UPI menyampaikan optimismenya atas kerja sama ini. “Ini adalah momentum penting bagi UPI untuk memperluas pengaruh global dan memberikan dampak nyata dalam pengembangan pendidikan vokasional, riset, dan teknologi,” ujar Prof. Solehuddin.
Dr. Eng. Agus Setiawan menambahkan bahwa kerja sama ini memperkuat posisi FPTI UPI sebagai mitra strategis di bidang teknologi dan pendidikan industri tingkat internasional, khususnya dengan mitra di ASEAN, Tiongkok, dan Jerman.
Dalam rangkaian konferensi, delegasi UPI juga berpartisipasi dalam Meet in Xiangjiang New District: Build a Shared Future of Collaboration dan Seminar on International Innovation Cooperation and Industry-Education Integration, serta melakukan kunjungan ke perusahaan unggulan seperti Zoomlion dan BASF.
Ke depan, kedua belah pihak sepakat untuk merancang program mobilitas akademik, kuliah umum bersama, dan riset kolaboratif. Sino-German Innovation Center juga telah merilis White Paper on Collaboration Development untuk periode 2025–2028 sebagai peta jalan kerja sama.
Dengan langkah strategis ini, UPI semakin kokoh dalam mewujudkan visi sebagai World Class University yang berkontribusi pada kemajuan global melalui inovasi dan kolaborasi.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
https://berita.upi.edu/upi-perkuat-kolaborasi-global-tandatangani-mou-strategis-di-hunan-asean-germany-conference-2025/






