UPI Luncurkan “EduLaras Virtual Museum” untuk Pelestarian Alat Musik Tradisional Jawa Barat melalui Teknologi VR

·

·

SIARAN PERS

Bandung, 19 Desember 2024 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) secara resmi meluncurkan prototipe inovatif “EduLaras Virtual Museum”, sebuah hasil riset yang dirancang untuk melestarikan alat musik tradisional Jawa Barat melalui pemanfaatan teknologi Virtual Reality (VR). Produk ini menawarkan pengalaman eksplorasi virtual interaktif yang memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan representasi 3D alat musik tradisional, dilengkapi informasi historis, organologi, serta simulasi performa.

Alat musik yang dihadirkan dalam edisi perdana EduLaras meliputi Angklung, Gamelan Degung, Kecapi, Tarawangsa, Rebab, Calung, Dogdog, Karinding, Tarompet Sunda, dan Suling. Fitur utama aplikasi ini mencakup:

1. Eksplorasi Virtual – Museum virtual imersif dengan suasana khas budaya Sunda.
2. Simulasi Bermain Alat Musik – Pengguna dapat mempelajari teknik memainkan alat musik secara virtual.
3. Mini Games dan Trivia – Kuis interaktif seputar sejarah dan budaya musik tradisional.
4. Konten Edukasi – Penjelasan rinci mengenai asal-usul, fungsi, dan peran alat musik dalam masyarakat Sunda.

“Salah satu tantangan pelestarian seni budaya adalah membangun partisipasi generasi muda. EduLaras Virtual Museum hadir dengan pendekatan modern dan relevan dengan gaya hidup digital, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan apresiasi terhadap warisan budaya, baik di tingkat lokal maupun global,” ujar Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., mewakili Tim Peneliti yang terdiri dari Prof. Dr. Munir, M.IT., Dr. Nanang Supriatna, S.Sen., M.Pd., Hafizhah Insani Midyanti, S.Kom., M.Pd., dan Fensy Sella, M.Pd.

Soft launching berlangsung di d’Botanica Bandung, Jl. Dr. Djunjunan No. 143–149 Bandung. Acara diisi dengan paparan penelitian dan proses pengembangan aplikasi, presentasi fitur, uji coba perangkat VR oleh guru, siswa, dan masyarakat umum menggunakan Meta Quest, serta sesi testimoni dari pendidik seni budaya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang pengujian langsung kepada pengguna akhir, dengan pengumpulan umpan balik terkait kemudahan penggunaan, kualitas visual dan audio, tingkat interaktivitas, serta manfaat edukatif. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan aplikasi sebelum peluncuran versi final.

Melalui “EduLaras Virtual Museum”, UPI berkomitmen untuk menghadirkan inovasi pendidikan berbasis teknologi yang dapat menjaga keberlangsungan seni dan budaya tradisional, sekaligus memperkenalkannya kepada generasi muda di era digital.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung Pusat Universitas lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

https://berita.upi.edu/tim-penelitian-dari-fpsd-upi-melakukan-soft-lounching-edularas-virtual-museum-sebagai-upaya-menjaga-warisan-musik-tradisional-indonesia-melalui-teknologi-vr/