SIARAN PERS
Bandung, 18 Februari 2025 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung inovasi dan kreativitas akademik dengan memberikan penghargaan kekayaan intelektual non-Hak Cipta kepada 13 produk inovasi dosen. Kegiatan yang diinisiasi oleh Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas UPI ini bertujuan mendorong hilirisasi hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Acara yang digelar di kampus UPI Bandung ini dihadiri langsung oleh Rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., MA., Wakil Rektor Bidang Riset, Usaha, dan Kerja Sama, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., serta Sekretaris Universitas, Prof. Dr. H. Memen Kustiawan, SE., M.Si., M.H., Ak., CA., CPA. Turut hadir para dekan, direktur, dan dosen penerima penghargaan.
Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas UPI, Prof. Dr. Ida Kaniawati, M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para dosen yang aktif berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami berharap penghargaan ini dapat memantik semangat sivitas akademika UPI untuk terus menciptakan karya inovatif yang tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat dan industri. Kami akan terus mengembangkan ekosistem riset dan inovasi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Rektor UPI, Prof. Dr. H. M. Solehuddin, M.Pd., MA., dalam sambutannya menegaskan bahwa pengembangan kekayaan intelektual menjadi bagian dari strategi universitas untuk meningkatkan daya saing akademisi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Penghargaan ini diberikan kepada dosen yang telah menghasilkan paten, desain industri, dan merek yang bermanfaat luas, antara lain:
1. Prof. Dr. Yayan Sanjaya, M.Si., Ph.D. (FPMIPA) – Paten Sederhana: Komposisi Probiotik dari Usus Maggot Black Soldier Fly sebagai Pupuk, Biopestisida, dan Imun Tanaman.
2. Dr. Didik Priyandoko, M.Si. (FPMIPA) – Paten: Ekstrak Air Biji Kedelai sebagai Antiinflamasi.
3. Dr. Ai Mahmudatussa’adah, S.Pd., M.Si. (FPTI) – Paten Sederhana: Proses Pembuatan Minuman Sari Umbi Ubi Jalar Ungu dengan Ekstrak Bunga Rosella.
4. Ghia Tri Jayanti, S.Ds., M.Ds. (UPI Tasikmalaya) – Desain Industri: Tas (Konfigurasi), Alat Penyemaian Benih, dan Perancangan Produk Kelom Geulis dengan Teknik Wood Kerfing.
5. Andri Pahrulroji, S.Pd., M.Ds. (UPI Tasikmalaya) – Desain Industri: Tas (Konfigurasi) dan Alat Potong Singkong – Cass Cut.
6. Afifah Mu’minah, S.Ds., M.Ds., MCE. (UPI Tasikmalaya) – Desain Industri: Lampu Dinding Bambu dan Piring Bambu Kembang Surya.
7. R. Moch. Rizal Hafiyan, S.Pd., M.Ds. (UPI Tasikmalaya) – Desain Industri: Nampan Romantis.
8. Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T. (FPTI) – Merek: BeCool.
9. Dr. Herman Syafri, M.Pd. (UPI Tasikmalaya) – Merek: Vaksin Matematika.
Melalui kegiatan ini, UPI berharap dapat memacu lebih banyak dosen dan peneliti untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat serta memperkuat peran universitas dalam ekosistem riset dan inovasi nasional.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
https://berita.upi.edu/upi-berikan-penghargaan-kekayaan-intelektual-non-hki-kepada-13-produk-inovasi-dosen/






