Tim Peneliti FIP UPI Kembangkan Model Edupreneurship Berbasis CEFE untuk Perkuat Ketahanan Keluarga dan Percepat Pencegahan Stunting

Siaran Pers

Bandung, 25 Juni 2026 — Tim peneliti Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Model Edupreneurship Komunitas Berbasis CEFE (Competency Based Economies Through Formation of Enterprises) di Desa Karangpakuan, Kecamatan Darmaraja, Kabupaten Sumedang, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang bertujuan mengembangkan model pemberdayaan masyarakat berbasis kewirausahaan untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting melalui peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat.

Penelitian ini dipimpin oleh Oong Komar bersama tim yang terdiri atas Cucu Sukmana, Jajat S. Ardiwinata, dan Viena Rusmiati Hasanah. Melalui pendekatan Competency Based Economies Through Formation of Enterprises (CEFE), tim peneliti mengembangkan model yang mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan, penguatan kapasitas masyarakat, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai strategi pembangunan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.

Berbeda dengan pendekatan pemberdayaan konvensional yang berfokus pada bantuan jangka pendek, model CEFE menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi. FGD menjadi instrumen untuk memetakan tantangan dan potensi desa secara partisipatif sehingga program yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Ketua Tim Peneliti, Prof. Dr. H. Oong Komar, M.Pd., menegaskan bahwa penelitian ini merupakan implementasi tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

“Penelitian ini merupakan bentuk implementasi tridarma perguruan tinggi yang berorientasi pada dampak (impact-oriented research). Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar penyusunan program pemberdayaan masyarakat yang relevan dengan kebutuhan warga Desa Karangpakuan pasca perubahan sosial-ekonomi akibat keberadaan Waduk Jatigede.”

Selama diskusi, peserta mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi masyarakat, antara lain tingkat pendapatan keluarga yang belum optimal, perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan kebutuhan penguatan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Di sisi lain, FGD juga mengungkap berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan, seperti sektor agrowisata, budidaya ikan, peternakan lele, bank sampah, serta produk UMKM berbasis pangan lokal yang dikelola masyarakat dan Kelompok Wanita Tani (KWT).

Berdasarkan hasil pembahasan, tim peneliti merekomendasikan lima strategi utama, yaitu pelatihan kewirausahaan berbasis CEFE, pendampingan UMKM dan pemasaran digital, penguatan kelembagaan ekonomi desa, peningkatan kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta integrasi program ketahanan keluarga dengan upaya pencegahan stunting. Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karangpakuan, Aseng Sirojudin, mengapresiasi inisiatif UPI yang menghadirkan ruang dialog berbasis potensi lokal untuk merumuskan arah pembangunan desa secara partisipatif. Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah desa, Kelompok Wanita Tani, kelompok budidaya ikan, POKDARWIS, pelaku UMKM, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Masyarakat FIP UPI.

Melalui penelitian ini, UPI memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang menghadirkan solusi berbasis riset bagi masyarakat. Penguatan ekonomi keluarga melalui edupreneurship tidak hanya diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, tetapi juga berkontribusi terhadap penurunan risiko stunting melalui peningkatan akses keluarga terhadap penghidupan yang lebih berkelanjutan. Pendekatan tersebut secara alami mendukung pencapaian SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 2 (Tanpa Kelaparan), SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) karena menghubungkan penguatan kapasitas ekonomi dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559