SIARAN PRESS
Bandung, 13 Februari 2025– Prodi Fisika dan Pendidikan Fisika FPMIPA UPI meyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dilatar belakangi dari permohonan pihak sekolah yang ingin sampah – terutama sampah daun untuk bisa dikelola sendiri karena tuntutan dari pemerintah daerah. Turut dihadiri oleh wakil kepala sekolah, para guru, siswa serta klub siswa peduli lingkungan, serta jajaran petugas Kebersihan SMAN 8 Bandung.
Dibuka dengam menyamakan pandangan mengenai “green industry dan zero waste,” kemudian topik green industry dikembangkan oleh siswa di sekolah. Sampah daun dan biji diteliti di Lab dan ditemuka bahwa terdapat kandungan karbohidrat dan vitamin yang bisa dioleh menjadi alternatif pakan ternak. “Ide ide kreatif dari siswa siswa SMAN 8 yang telah terbukti sebagai sekolah menengah negeri kota Bandung yang telah mencetak generasi berkualitas.” Ujar Dr. Selly Feranie.
Di lainDilain sisi, Suci Ramayanti Ph.D menjelaskan mengenai pemilahan sampah yang benar berdasrkan pengalamannya selama tinggal di Korea Selatan. Ditegaskan bahwa penting untuk memisahkan antar sampah organic dan anorganik agar bisa di daur ulang dengan tepat. Ketika Siswa cukup antusias dan berkomitmen untuk memilah sampah dengan benar.
Selanjutnya, Lasmita Sari M.Si mempresentasikan tentang pengelolaan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Metode ini cukup krusial karena dengan mengelola sampah bisa menghindari dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. “Pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Terakhir, Iin Suminar M.Pd mempresentasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan mengeksplorasi tema sampah. Iin menjelaskan bagaimana pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik yang beriman dan bertakwa, mandiri, kreatif, serta memiliki sikap gotong royong dan bernalar kritis. Pendekatan kolaboratif dan berbasis aksi bisa membantu pelajar menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Bank sampah hanya menerima sampah yang telah dipilah dalam kondisi bersih dan kering. Jika pihak sekolah memilhah sampah anorganik yang konsisten dan berkelanjutan kerja sama sekolah dengan bank sampah dapat terjalin seperti jemput sampah secara periodic, dan sampah organik diolah dengan green industri yang dikembangkan oleh tim SOUSE fisika upi yang mengolah sampah organik tanpa bau dan sampah lainnya yang dalam 15 hari sudah menjadi kompos berkualitas untuk menjadi tanah urban farming di perkotaan. Pengelolaan sampah bisa dilakukan dengan melipat rapih kotak konsumsi, membersihkan sampah plastic, dan membuang sisa atau air dalam kemasan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung Pusat Universitas lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
https://berita.upi.edu/prodi-fisika-dan-pendidikan-fisika-fpmipa-upi-menggulirkan-green-industry-dalam-pengelolaan-sampah-sekolah-dalam-rangkaian-kegiatan-pengabdian/






