SIARAN PERS
Bandung, 22 April 2025 — Sebanyak 15 guru Kimia SMA dari MGMP Kimia Kota Bandung mengikuti pelatihan Creative Pedagogy yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPI di Smart Classroom FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Sabtu, 22 April 2025. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas guru dalam merancang pembelajaran kreatif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi melalui implementasi Model C-R-E-A-T-E yang dikembangkan oleh Dr. Wawan Wahyu, M.Pd.
Model C-R-E-A-T-E—dengan enam tahapan: Connecting, Restructuring, Elaborating, Applying, Tasking, dan Evaluating—mengintegrasikan pendekatan Deep Learning, Education for Sustainable Development (ESD), serta pemanfaatan Artificial Intelligence (AI). Pendekatan ini dirancang untuk mendorong kreativitas, berpikir kritis, dan pembelajaran transformatif dalam konteks kimia.
“Guru bukan hanya fasilitator, tapi juga inovator dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna,” ujar Dr. Wawan Wahyu saat membuka pelatihan.
Peserta mengikuti sesi hands-on penggunaan AI untuk membuat modul ajar (Learning Kit), simulasi virtual, analisis data eksperimen, hingga pengembangan instrumen penilaian berbasis kreativitas menggunakan Teaching for Creativity Observation Form (TCOF). Mereka juga menyaksikan demo proyek kontekstual seperti pembuatan susu dari biji nangka, sebagai contoh penerapan model C-R-E-A-T-E yang berkelanjutan.
“Kami kini lebih percaya diri memanfaatkan AI bukan sebagai pengganti, tapi sebagai mitra pembelajaran,” kata Dea Rian Firmansyah, guru dari SMAN 10 Bandung.
Pelatihan juga menghadirkan narasumber Rikki Mochamad Ramdhani, S.Pd., M.Kom., M.Si., Drs. Ali Kusrijadi, M.Si., dan Drs. Asep Suryatna, M.Si., dengan moderator Rosi Oktiani, M.Pd. Dua mahasiswa Pendidikan Kimia UPI bertindak sebagai teknisi pendukung.
Kegiatan ini menjadi respons terhadap tantangan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran mendalam (deep learning), literasi teknologi, dan keberlanjutan. MGMP Kimia Kota Bandung berkomitmen menjadikan pelatihan ini sebagai program tahunan, didukung LPPM UPI melalui pendampingan daring dan publikasi praktik baik dalam jurnal ilmiah.
“Jika guru kreatif, maka siswa akan belajar secara kreatif. Pendidikan bukan hanya tentang ilmu, tapi memberi daya dalam proses belajar,” tutup Dr. Wawan Wahyu.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan guru, guna mewujudkan pendidikan kimia yang inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing global.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center Lantai 6, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
(https://berita.upi.edu/pelatihan-creative-pedagogy-bagi-guru-kimia-kota-bandung-mengusung-inovasi-pembelajaran-model-c-r-e-a-t-e-berbasis-deep-learning-esd-dan-pemanfaatan-teknologi-ai/)






