SIARAN PERS
Bandung, 5 Agustus 2025 — Tim kolaborasi mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Bisnis, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB) UPI, bersama mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Teknik dan Kejuruan dan Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) berhasil meraih pendanaan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2025 skema Gagasan Futuristik Tertulis (GFT).
Tim ini mengusung gagasan inovatif berjudul “GrainSync: Sistem Sentralisasi Produk Agribisnis Berbasis API dan IoT Terintegrasi untuk Mendukung Zero Hunger dalam SDGs 2030”, yang bertujuan menjawab tantangan ketahanan pangan di Indonesia melalui transformasi digital sektor pertanian, khususnya di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tim diketuai oleh Davin Septian Minder (Pendidikan Bisnis), dengan anggota: Siti Rahmanur, Widya Rahma (Pendidikan Bisnis), Dzaky Prima Yoga (Pendidikan Ilmu Komputer), dan Fidiya Iryana (Teknologi Pangan). Tim dibimbing oleh Ery Adam Primaskara, S.Pd., M.M., dosen Program Studi Pendidikan Bisnis FPEB UPI.
Davin menjelaskan bahwa GrainSync dirancang sebagai platform informasi terpadu yang mampu mengintegrasikan data real-time dari berbagai sumber, seperti cuaca, geospasial, stok pangan, dan distribusi hasil pertanian, melalui teknologi Application Programming Interface (API) dan Internet of Things (IoT).
“GrainSync hadir untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dengan menyediakan sistem sentralisasi yang transparan, akurat, dan responsif. Kami ingin petani, pelaku agribisnis, dan pemerintah bisa mengakses data secara terintegrasi demi pengambilan keputusan yang lebih cerdas,” ujarnya.
Program ini juga menekankan pentingnya pemberdayaan petani melalui pelatihan dan pendampingan digital, guna meningkatkan adopsi teknologi modern di sektor pertanian.
GrainSync memberikan sejumlah manfaat strategis, antara lain:
– Meningkatkan produktivitas petani melalui akses informasi real-time
– Mempercepat modernisasi sektor pertanian berbasis teknologi digital
– Mendukung kebijakan pemerintah dengan data terintegrasi untuk perencanaan pangan
– Menjamin stabilitas ketersediaan pangan melalui prediksi harga dan optimasi distribusi
– Membuka peluang kolaborasi inovatif antara akademisi, industri, dan pemerintah
Gagasan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030, khususnya SDG 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dan SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.
Prestasi ini menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa UPI dalam menciptakan solusi futuristik berbasis sains, teknologi, dan kewirausahaan untuk tantangan pembangunan nasional.
FKM UPI berharap GrainSync dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi proyek nyata yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya di sektor agribisnis dan ketahanan pangan.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center Lantai 6, Kampus UPI, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
(https://berita.upi.edu/mahasiswa-fpeb-upi-raih-pendanaan-pkm-gagasan-futuristik-tertulis-dengan-riset-sistem-sentraslisasi-produk-agribisnis-berbasis-api-dan-iot-terintegrasi/)






