UPI Ubah Jejaring Internasional Menjadi Program Nyata dari Dual Degree hingga Internasionalisasi Bahasa Indonesia

Siaran Pers

Bandung, 20 Agustus 2026 – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengarahkan penguatan jejaring internasional di Amerika Serikat dari tahap penjajakan menuju implementasi program akademik yang konkret. Langkah tersebut mencakup pengembangan dual degree doktoral, joint research, mobilitas mahasiswa dan dosen, visiting professor, Collaborative Online International Learning (COIL), internship, pengabdian kepada masyarakat internasional, hingga pengembangan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Upaya tersebut sekaligus memperkuat kontribusi UPI dalam menghadirkan akses pendidikan dan pengalaman akademik yang semakin terbuka dalam lingkungan global.

Penguatan jejaring tersebut dilakukan melalui kunjungan delegasi UPI ke Amerika Serikat pada 26 Juli–9 Agustus 2026. Delegasi dipimpin Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., bersama Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., Prof. Dr. H. Disman, M.S., serta Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dengan sejumlah mitra sekaligus menindaklanjuti peluang kerja sama yang telah dibangun sebelumnya.

Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, mengatakan tantangan kerja sama internasional tidak lagi semata-mata membuka akses dengan mitra, tetapi memastikan peluang yang telah tersedia dapat diwujudkan menjadi program yang berjalan.

“Jangan sampai penjajakan kerja sama ini menjadi sia-sia. Ibaratnya pintunya sudah dibukakan. Secara kebijakan sudah terbuka, sudah ada negosiasi, tinggal implementasinya,” ujar Prof. Didi.

Salah satu bentuk implementasi yang mulai dikembangkan adalah program dual degree jenjang doktoral bersama Indiana University (IU). Program yang dimotori Program Studi Bimbingan dan Konseling UPI tersebut dirancang dengan skema mahasiswa menjalani studi selama satu tahun di UPI sebelum melanjutkan studi di Indiana University.

Pada tahap awal, dua mahasiswa UPI akan mengikuti skema tersebut. Program ini tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling, tetapi juga terbuka bagi program studi kependidikan lainnya di lingkungan UPI. Kerja sama dengan Indiana University juga mencakup peluang joint research, sabbatical leave, dan visiting professor, sehingga manfaat kerja sama dapat mencakup pengembangan kapasitas akademik dosen dan penelitian.

Pengembangan akses pendidikan dan penelitian lintas negara tersebut menjadi bagian dari upaya UPI memperluas kesempatan sivitas akademika untuk belajar, melakukan penelitian, dan bertukar pengetahuan dengan mitra internasional. Dalam konteks ini, kerja sama akademik tidak hanya menghasilkan pengalaman internasional bagi individu, tetapi juga memperkuat ekosistem pendidikan dan penelitian yang menjadi bagian penting dari peningkatan kualitas pendidikan tinggi.

Peluang pengembangan program akademik juga dibahas bersama University of Florida (UF). Kolaborasi yang sebelumnya telah terbangun melalui kegiatan riset antara akademisi UPI dan University of Florida diarahkan untuk berkembang ke bidang akademik lain, termasuk penjajakan program doktoral pada bidang arsitektur dan bidang relevan lainnya.

Selain program doktoral, UPI dan University of Florida menjajaki visiting professor, student mobility, kerja sama bidang pariwisata, serta COIL. Skema COIL memungkinkan mahasiswa dan akademisi dari institusi berbeda mengikuti pembelajaran internasional secara daring. Dengan pendekatan ini, pengalaman belajar lintas negara tidak selalu harus bergantung pada mobilitas fisik, sehingga ruang partisipasi dalam pembelajaran internasional dapat diperluas.

Jejaring UPI di Amerika Serikat juga diperluas melalui kerja sama dengan Indonesian Muslim Association in America (IMAAM) Center di Silver Spring, Maryland. Kerja sama tersebut diarahkan pada pengabdian kepada masyarakat internasional dan program internship. Dengan demikian, penguatan jejaring UPI mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.

Di bidang internasionalisasi Bahasa Indonesia, UPI bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Washington, D.C. melalui pengembangan program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Rektor UPI Prof. Dr. H. Didi Sukyadi, M.A., dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat Indroyono Soesilo di Washington, D.C., Jumat (31/7/2026).

Dalam implementasinya, UPI akan menugaskan empat pengajar profesional Bahasa Indonesia–Inggris untuk memberikan pembelajaran secara daring kepada peserta di Amerika Serikat. Program tersebut diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga memperkenalkan kebudayaan, nilai, dan identitas Indonesia kepada masyarakat internasional.

Pengembangan BIPA menjadi salah satu bentuk kontribusi UPI dalam memperluas akses pembelajaran Bahasa Indonesia sekaligus memperkenalkan pengetahuan dan budaya Indonesia di lingkungan internasional. Upaya tersebut didukung pengalaman UPI dalam menyelenggarakan pembelajaran BIPA bagi peserta dari berbagai negara dan tingkat kemampuan. UPI juga memiliki Program Magister Pendidikan Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing yang diarahkan untuk menghasilkan tenaga profesional dan akademisi dalam bidang pembelajaran Bahasa Indonesia bagi masyarakat internasional.

Rangkaian program tersebut menunjukkan bahwa penguatan jejaring internasional UPI diarahkan pada dua hal yang saling berkaitan: memperluas kualitas dan pengalaman pendidikan serta membangun kemitraan yang memungkinkan pengembangan program secara berkelanjutan. Karena itu, kerja sama dengan perguruan tinggi dan institusi di Amerika Serikat tidak ditempatkan semata-mata sebagai hubungan kelembagaan, tetapi sebagai sarana untuk menghasilkan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang dapat dirasakan sivitas akademika dan masyarakat.

Wakil Rektor UPI Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu, Prof. Dr. Vanessa Gaffar, S.E., Ak., MBA., menilai semakin terbukanya akses kerja sama tersebut memberikan ruang yang lebih luas bagi sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman internasional. Namun, peluang tersebut perlu dimanfaatkan dengan orientasi pada kepentingan institusi.

“Semakin terbuka peluang buat sivitas akademika UPI untuk memanfaatkan berbagai peluang ini untuk menambah pengalaman internasional. Intinya, pintu sudah terbuka, tinggal bagaimana memanfaatkan pintu-pintu ini. Bukan untuk kepentingan individu tiap dosen atau mahasiswa, tetapi akan berdampak ke kinerja UPI untuk berkiprah di dunia internasional,” ujarnya.

Menurut Prof. Vanessa, pemanfaatan jejaring internasional tersebut diharapkan turut memperkuat pengalaman akademik sivitas sekaligus mendukung posisi UPI sebagai World Class University. Karena itu, kerja sama internasional diarahkan agar menghasilkan program yang berjalan, bukan berhenti pada hubungan kelembagaan.

Penguatan kemitraan tersebut juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antar-institusi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang semakin terhubung secara global. Melalui kemitraan dengan Indiana University, University of Florida, IMAAM Center, dan KBRI Washington, D.C., UPI membangun jalur kerja sama yang memungkinkan pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas akademik, mobilitas, penelitian, serta pengenalan Bahasa dan budaya Indonesia di Amerika Serikat. Pendekatan kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya UPI memperkuat kontribusinya terhadap pendidikan berkualitas sekaligus kemitraan global.

Ke depan, UPI akan memfokuskan tindak lanjut pada implementasi berbagai peluang yang telah dibuka bersama mitra di Amerika Serikat. Dual degree, joint research, visiting professor, student mobility, COIL, pengabdian kepada masyarakat internasional, internship, dan pengembangan BIPA menjadi bagian dari agenda yang diarahkan untuk memperluas manfaat kerja sama bagi sivitas akademika sekaligus memperkuat kontribusi UPI di tingkat global.

Dengan demikian, penguatan jejaring UPI di Amerika Serikat memasuki tahap yang lebih substantif: mengubah akses dan peluang kerja sama menjadi program akademik yang dapat dijalankan, dimanfaatkan sivitas akademika, serta memberikan kontribusi terhadap kinerja dan reputasi internasional universitas. Pada saat yang sama, kemitraan tersebut memperkuat peran UPI dalam mendorong pendidikan berkualitas dan membangun kerja sama global melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta internasionalisasi Bahasa Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor Komunikasi Informasi dan Pelayanan Publik
Universitas Pendidikan Indonesia

Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559