SIARAN PERS
Bandung, 9 Agustus 2025 – Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., dosen dan guru besar Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis (FPEB), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi melalui penulisan buku ajar yang sistematis, kontekstual, dan berorientasi pembelajaran. Berbagai karyanya telah diterbitkan dan tersedia di berbagai toko buku di seluruh Indonesia.
Sebagai akademisi yang produktif, Prof. Suwatno menekankan pentingnya peran buku ajar sebagai jembatan strategis antara kurikulum dan pengalaman belajar mahasiswa. Menurutnya, pendidikan tinggi tidak hanya bertugas membekali mahasiswa dengan pengetahuan teoritis, tetapi juga harus mendorong tumbuhnya kemampuan berpikir kritis, keterampilan praktis, dan nilai profesional.
“Buku ajar bukan sekadar kumpulan materi, melainkan media instruksional yang dirancang secara ilmiah dan pedagogis untuk mendukung pencapaian Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL),” jelas Prof. Suwatno.
Berbeda dengan buku teks umum, buku ajar disusun dengan orientasi pembelajaran yang kuat, selaras dengan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta mendorong pendekatan student-centered learning. Buku ajar yang baik, menurutnya, harus memiliki struktur sistematis dan komponen penting seperti:
– Deskripsi mata kuliah
– CPMK yang jelas
– Materi pokok dan subpokok bahasan yang terstruktur
– Aktivitas pembelajaran mahasiswa
– Soal latihan dan evaluasi
– Referensi dan bacaan lanjutan
– Petunjuk penggunaan buku
Lebih lanjut, Prof. Suwatno menjelaskan bahwa buku ajar memiliki peran multifungsi dalam ekosistem pendidikan tinggi:
1. Memberikan struktur dan arahan belajar yang jelas bagi mahasiswa.
2. Membantu dosen dalam merancang pembelajaran dan asesmen secara efektif.
3. Mendorong pengembangan budaya akademik, literasi ilmiah, dan profesionalisme dosen sebagai penulis.
Ia juga menekankan pentingnya karakteristik buku ajar yang kontekstual, aktual, dan menggunakan bahasa ilmiah yang pedagogis, sehingga mudah dipahami namun tetap menjaga kualitas akademik.
“Menulis buku ajar adalah bagian integral dari tridharma perguruan tinggi, khususnya pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Ini bukan hanya tugas, tapi tanggung jawab moral untuk memajukan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Dengan konsistensi dalam berkarya, Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si. menjadi teladan bagi dosen muda dalam menghasilkan karya ilmiah yang bermakna dan berdampak luas. Karyanya tidak hanya digunakan dalam perkuliahan di UPI, tetapi juga menjadi referensi di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
UPI, melalui FPEB, terus mendorong dosen untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan sumber belajar inovatif, guna menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja masa kini dan masa depan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University CenterLantai 6, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
(https://berita.upi.edu/prof-dr-h-suwatno-m-si-menjadi-dosen-produktif-dengan-buku-ajar-inovatif/)






