Mengabdi Tak Sekadar Seremoni: Kupas Tuntas dan LCV Jadi Fondasi PPK Leppim UPI

·

·

SIARAN PERS

Bandung, 29 Juni 2025 — Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UKM Leppim) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar rangkaian kegiatan strategis sebagai fondasi pelaksanaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PPK) Ormawa. Dua program utama, Kupas Tuntas 2025 dan Leppim Comes to Village (LCV) 2025, menjadi wadah pembekalan dan aksi nyata mahasiswa dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Kupas Tuntas 2025 bertema “Aksi Nyata, Dampak Berkala: Mahasiswa Mengabdi, Masyarakat Mandiri” diselenggarakan pada 15 Juni 2025 di Gedung PKM Gegeut Windah UPI. Acara ini dihadiri oleh 100 peserta perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) UPI, yang antusias memperdalam pemahaman tentang metodologi pengabdian dan penulisan artikel ilmiah.

“Saya tertarik karena ingin memahami seluk-beluk pengabdian lebih dalam. Saat ini di himpunan kami juga sedang mempersiapkan kegiatan P2M,” ujar Jehan, perwakilan Hima Satrasia.

Sebagai pembicara, hadir Prof. Dr. Uyu Wahyudin, M.Pd., reviewer PPK Ormawa, yang memaparkan sistematika ideal pengabdian: mulai dari survei awal, identifikasi masalah, perumusan solusi, pelaksanaan program, hingga monitoring dan evaluasi. Sementara Tri Suwandi, S.Pd., M.Sc., reviewer jurnal nasional terakreditasi, menekankan pentingnya penulisan artikel pengabdian sebagai bentuk keberlanjutan dan rekognisi akademik bagi mahasiswa.

Rangkaian pembekalan dilanjutkan dengan Kupas Tuntas 2, yang berlangsung secara daring pada 24 Juni 2025, khusus untuk internal Leppim, terutama panitia pelaksana LCV 2025. Acara ini mengangkat pentingnya pengabdian sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, dipaparkan oleh Amara Huaida Alifah, Wakil Direktur UKM Leppim periode sebelumnya. Kegiatan ini menjadi bekal akhir sebelum pelaksanaan LCV, dengan tujuan agar semangat dan ilmu yang diperoleh langsung dapat diaplikasikan di lapangan.

Leppim Comes to Village (LCV) 2025, program insidental Departemen Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (DP2M) Leppim UPI, dilaksanakan selama tiga hari, 27–29 Juni 2025, di RW 14, Desa Cimenyan, Kabupaten Bandung. Mengusung tema “Optimalisasi Potensi Lokal Cimenyan melalui Transformasi Digital dan Literasi Sosial”, kegiatan ini menyasar potensi ekonomi lokal berbasis pertanian dan pariwisata.

Hari pertama dibuka dengan Workshop Digital Marketing, membekali warga dalam mempromosikan produk lokal secara daring. Hari kedua diisi dengan senam pagi bersama, mentoring cita-cita bersama anak-anak, dan lomba voli sebagai bentuk fun engagement. Pada hari terakhir, digelar Workshop Pembuatan Saus Tomat, sebagai solusi atas permasalahan tomat yang cepat membusuk, serta storytelling literasi bersama anak-anak yang didampingi oleh Ibu Euis Kartini, Bunda Literasi setempat.

Seluruh rangkaian LCV dirancang bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai fondasi awal bagi PPK Leppim UPI yang akan dilaksanakan di lokasi yang sama. Melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, Leppim berkomitmen bahwa pengabdian harus menjadi cikal bakal perubahan nyata, bukan sekadar aksi sesaat.

“Kami ingin setiap program menjadi jembatan antara kampus dan masyarakat, menciptakan kemandirian dan dampak yang berkelanjutan,” ujar koordinator DP2M Leppim UPI.

Dengan Kupas Tuntas dan LCV, UKM Leppim UPI membuktikan bahwa pengabdian mahasiswa haruslah berbasis data, berdampak, dan terukur—bukan sekadar seremoni, tetapi aksi nyata yang membumi.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center Lantai 6, Kampus UPI, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559

(https://berita.upi.edu/mengabdi-tak-sekadar-seremoni-kupas-tuntas-dan-lcv-jadi-fondasi-ppk-leppim-upi/)