SIARAN PERS
Bandung, 7 Agustus 2025 — Desa Wisata Wanua Waru, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dikenal sebagai destinasi tersembunyi yang kaya akan potensi alam dan nilai sejarah. Desa ini menjadi perhatian nasional setelah ditemukannya kerangka perempuan prasejarah berusia 7.200 tahun yang diberi nama Besse, salah satu temuan arkeologi penting di Indonesia.
Selain warisan budaya, Wanua Waru juga menawarkan keindahan alam yang memukau, seperti Air Terjun Tuli Baruttung yang memiliki tiga tingkatan dengan aliran segar, serta Bukit Kacicu yang menjadi favorit para pencinta petualangan dan fotografi alam.
Namun, meskipun memiliki potensi besar, desa ini masih belum memiliki sistem navigasi wisata yang memadai. Selama ini, wisatawan mengandalkan informasi dari warga setempat untuk menjangkau destinasi, sehingga sering mengalami kesulitan dalam menemukan rute terbaik dan lokasi wisata secara efisien.
Melihat tantangan tersebut, Syifa Nurul Jannah, mahasiswa Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan XIII, mengambil inisiatif untuk merancang peta wisata Desa Wanua Waru.
“Peta ini hadir untuk memudahkan masyarakat lokal maupun wisatawan dalam mengenali dan mengunjungi setiap destinasi unggulan di desa ini. Harapannya, peta ini bisa menjadi penunjuk arah sekaligus penanda potensi wisata yang layak dikembangkan lebih lanjut,” ujar Syifa.
Peta yang dirancang dibuat secara informatif, menarik, dan ramah pengguna, dilengkapi dengan ikon lokasi, rute akses, serta keterangan singkat mengenai setiap destinasi. Peta ini dicetak dalam format fisik, dibingkai, dan dipasang secara strategis di Kantor Desa Wanua Waru serta di papan informasi wisata di pinggir jalan utama desa.
Keberadaan peta wisata ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, daya tarik, dan profesionalisme pengelolaan pariwisata desa, sekaligus menjadi dasar bagi pengembangan ekowisata berkelanjutan di masa depan.
Inisiatif ini menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam memberikan solusi konkret bagi pengembangan daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan pariwisata berbasis lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center Lantai 6, Kampus UPI, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
(https://berita.upi.edu/peta-desa-wisata-wanua-waru-hadir-dari-kkn-kebangsaan-xiii/)






