SIARAN PERS
Bandung, 26 Juli 2025 — Sebagai langkah nyata penguatan kerja sama akademik internasional, Tohoku University, Jepang, berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam menyelenggarakan kelas kolaboratif internasional bertajuk “Pendidikan Masyarakat di Indonesia dalam Perspektif Global”.
Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom dari 5 Juni hingga 26 Juli 2025, dengan sesi pembelajaran yang diadakan setiap hari Kamis, disesuaikan dengan zona waktu kedua negara untuk memastikan kenyamanan peserta. Sekitar 12 mahasiswa dari Tohoku University turut serta dalam program ini dengan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif.
Inisiasi kerja sama ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa internasional tentang sistem dan praktik pendidikan masyarakat di Indonesia, sekaligus memperkuat jejaring akademik global dalam bidang pendidikan nonformal dan pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).
Kelas dibimbing oleh dua pengajar berpengalaman dari kedua institusi:
– Dr. Yanti Shantini, M.Pd. dari Departemen Pendidikan Masyarakat UPI
– Prof. Kiichi Oyasu dari Tohoku University, seorang praktisi pendidikan komunitas di Jepang
Kolaborasi kedua pengajar ini mempertemukan pendekatan kontekstual Indonesia dengan perspektif maju dari Jepang, menghasilkan diskusi yang kaya akan perbandingan kebijakan, model pemberdayaan, dan tantangan sistem pendidikan masyarakat di tingkat global.
Selama tujuh sesi pembelajaran, mahasiswa dari kedua universitas mendalami berbagai aspek pendidikan masyarakat, termasuk:
– Struktur dan kebijakan pendidikan nonformal di Indonesia
– Peran Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam menjangkau kelompok rentan
– Program pendidikan kesetaraan (Paket A, B, dan C)
– Literasi, kecakapan hidup (life skills), dan pelibatan komunitas dalam proses belajar
Melalui kelas ini, mahasiswa Tohoku University memperoleh pemahaman mendalam bahwa pendidikan di Indonesia tidak terbatas pada ruang kelas formal, tetapi juga hidup dalam bentuk pembelajaran berbasis komunitas yang inklusif dan fleksibel.
Prof. Oyasu membawa dimensi reflektif dengan memaparkan konsep Community Learning Center di Jepang, serta pentingnya kemitraan lokal-global dalam pengembangan pendidikan masyarakat. Diskusi yang terbentuk mendorong peserta untuk membandingkan pendekatan pendidikan masyarakat di negara maju dan berkembang, serta mengevaluasi dampak sosial dari setiap model.
Dr. Dai Matsumoto, Ph.D., Associate Professor dari Tohoku University yang menjadi inisiator program, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan UPI.
“Kami sangat menghargai kesediaan UPI berbagi praktik unggul pendidikan masyarakat. Melalui kelas ini, mahasiswa kami memperoleh wawasan baru tentang bagaimana pendidikan dapat menjadi alat transformasi sosial yang inklusif dan berkeadilan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan kerja sama lanjutan antara kedua institusi, seperti pertukaran mahasiswa, penelitian kolaboratif, dan pengembangan model pembelajaran komunitas berbasis global.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan menekankan akses pendidikan sepanjang hayat bagi semua lapisan masyarakat.
Dengan terus membuka ruang dialog akademik lintas budaya, UPI dan Tohoku University menegaskan komitmen bersama dalam menciptakan pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing global.
—
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung University Center Lantai 6, Kampus UPI, Bandung
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
(https://berita.upi.edu/perkuat-kolaborasi-internasional-tohoku-university-dan-pendidikan-masyarakat-upi-gelar-kelas-bersama-bahas-pendidikan-masyarakat-di-indonesia/)






