SIARAN PERS
Bandung, Februari 2025 – Komarudin, S.Pd., M.I.P., Kepala Desa Wantilan, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang merupakan Alumni dari Program Studi Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) UPI – kini menjadi FPTI yang mengenyam pendidikan tahun 1998 – 2002 silam.
Memiliki jiwa kepemimpinan yang visioner sejak menjabat di tahun 2018 Komarudin mampu mengukirkan prestasi dan inovasinya untuk Desa Wantilan dikalangan nasional maupun internasional. Prestasi dan jiwa kepemimpinannya untuk Desa Wantilan dilatarbelakangi dengan keinginan kuat Komarudin untuk belajar. Setelah berhasil menjadi Sarjana Teknik, Komarudin memiliki motivasi melanjutkan pendidikan program Magisternya pada bidang Ilmu Pemerintahan di Universitas Jenderal Achmad Yani.
Sebelum menjadi Kepala Desa Wantilan, Komarudin memiliki pengalaman menjadi seorang pemimpin di PT. YOUTEX (2007 – 2016) sebagai General Manager, PT. HANDSOME (2017) sebagai Manager Washing, dan PT. YOUTEX (2018) sebagai Manager Produksi. Pengalaman manager inilah yang memberikannya ilmu administratif dan manajemen sumber daya.
Desa Wantilan memiliki beberapa prestasi selama kepemimpinan Komarudin, antaralain:
Juara 3 Internasional Desa Percontohan Terbaik, “SAEMAUL International Forum” (2023); Terbaik 1 Pengelolaan Bumdes, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat (2024); Terbaik ke 3 Desa Cantik, Badan Pusat Statistik Jawa Barat (2023); Juara 1 Lomba Desa tingkat Kabupaten Subang, Pemerintah Kabupaten Subang (2022); Juara 1 Lomba BUMDes Jawara tingkat Kabupaten Subang, Pemerintah Kabupaten Subang (2022); Juara 1 TPS 3R Saemaul Terbaik di wilayah barat Tingkat Kabupaten Subang, Yayasan Global Saemaul Indonesia (YGSI) (2022); Desa Percontohan Saemaul (Sister City Gimcheon Korea dan Kabupaten Subang), Yayasan Global Saemaul Indonesia (YGSI) (2022)
Sekitar 600 hektar dari wilayah Desa Wantilan memiliki dampak langsung dari Kawasan industri – Subang Metropolitan, tentunya memiliki tantangan dalam mata pencarian, penanganan lingkungan, juga pengembangan sumber daya manusia. Komarudin sebagai kepala desa tidak tinggal diam, dirinya membuat beberapa program inovatif yang mendukung ekonomi dan kelestarian lingkungan, seperti:
BUMDes Jawara dan kolaborasi Yayasan Global Saemaul Indonesia (YGSI), Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Dinas peternakan; Pusat pengelolaan sampah (TPS 3R); Pendirian Balai Pusat Pendidikan & Pelatihan (Balai DIKLAT); Pengembangan Bank Sampah; dan Program Ketahanan Pangan.
Kesuksesan Komarudin menjadi Kepala Desa Wantilan jika pemimpin yang berorientasi kepada inovasi dan kolaborasi maka akan memiliki dampak signifikan yang positif bagi masyarakatnya. Berbagai program strategis dilaksanakan akan menjadi langkah baik bagi Desa Wantilan untuk menuju desa mandiri, maju, dan berdaya saing tinggi.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Kantor HUMAS UPI
Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Gedung Pusat Universitas lantai 6, Kampus UPI, Bandung.
Email: [email protected] | Telp: +6285133332559
https://berita.upi.edu/komarudin-alumni-fptk-upi-sosok-kepala-desa-inovatif-dari-desa-wantilan-kabupaten-subang/






