Dalam rangka meningkatkan implementasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Humas UPI mengadakan koordinasi intensif pada Kamis, 12 September 2024. Fokus utama koordinasi ini adalah pembahasan mendalam terkait Self-Assessment Questionnaire (SAQ) yang menjadi instrumen penting dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) KIP tahun 2024.
SAQ memiliki peran vital dalam proses Monev KIP karena selalu mengalami perubahan pada setiap butir pertanyaannya. Oleh karena itu, koordinasi ini diadakan agar seluruh tim memahami setiap aspek pertanyaan dengan lebih baik. Sebelumnya, SAQ telah dibahas saat peluncuran KIP oleh Komisi Informasi, namun Humas UPI kembali menekankan pentingnya pemahaman mendalam agar proses evaluasi dapat berjalan optimal.
Hana Silvana, Kepala Seksi Layanan Informasi Publik Humas UPI, menjelaskan bahwa kesiapan tim dalam menghadapi Monev PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) tahun 2024 akan ditingkatkan melalui kolaborasi yang solid dengan berbagai unit kerja di lingkungan UPI. “Kami berkomitmen untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan unit kerja agar kebutuhan data yang diperlukan dapat terpenuhi dengan lancar,” ungkap Hana.
Prof. Suhendra, Kepala Humas UPI, juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan sejak jauh-jauh hari guna memastikan kesiapan yang matang dalam menghadapi Monev KIP 2024. “Kami akan berupaya sebaik mungkin untuk memastikan UPI dapat mengikuti Monev KIP dengan persiapan yang maksimal. Komitmen kami adalah terus mendorong keterbukaan informasi publik di lingkungan UPI,” tambah Prof. Suhendra.
Koordinasi ini mencerminkan keseriusan UPI dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi publik sebagai salah satu prioritas penting dalam tata kelola institusi. Tim Humas UPI akan terus berupaya memastikan semua kebutuhan data dan informasi terpenuhi untuk mendukung pelaksanaan KIP dengan baik dan transparan. (CS)






