UPI Adakan Rapat Penguatan dan Persiapan Monev Keterbukaan Informasi Publik 2024

·

·

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengadakan rapat koordinasi untuk penguatan dan persiapan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024. Rapat ini dilaksanakan pada Jumat, 3 Mei 2024, di ruang rapat Gedung PPPG lantai 1 UPI. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan UPI siap menghadapi Monev Keterbukaan Informasi Publik yang akan segera dilaksanakan.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari unit-unit penting di UPI, termasuk Direktorat Perencanaan dan Organisasi, Direktorat Keuangan, Direktorat Sistem Teknologi dan Informasi (STI), Satuan Pengawasan Internal (SPI), Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), Arsip Universitas, Humas, dan Kantor Hukum. Dari Humas UPI, hadir Kepala Humas Prof. Suhendra, Kepala Seksi Layanan Informasi Publik Dr. Hana Silvana, Kepala Seksi Kelembagaan Dr. Yana Setiawan, Kepala Seksi TV dan Radio Dadi Mulyadi, serta Ardi M Noer, S.Pd., M.M.

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Universitas, yang menekankan pentingnya persiapan yang matang untuk Monev Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024. Agenda utama rapat adalah membahas strategi dan langkah-langkah konkret yang perlu diambil oleh setiap unit kerja untuk memastikan keterbukaan informasi publik di UPI berjalan dengan optimal.

Prof. Suhendra, Kepala Humas UPI, menyampaikan pentingnya kolaborasi antarunit dalam menghadapi Monev ini. “Keterbukaan informasi publik adalah kunci untuk membangun kepercayaan dan akuntabilitas. Kami di Humas UPI siap bekerja sama dengan semua unit untuk memastikan kita memenuhi standar yang ditetapkan,” ujarnya.

Dalam rapat, setiap unit kerja menyampaikan rencana dan persiapan masing-masing untuk mendukung keterbukaan informasi. Direktorat Perencanaan dan Organisasi memaparkan tentang perencanaan strategis, sementara Direktorat Keuangan membahas transparansi dalam pengelolaan anggaran. Direktorat STI menyoroti pentingnya teknologi informasi dalam mendukung aksesibilitas data publik.

Humas UPI, sebagai koordinator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), memaparkan langkah-langkah yang telah dilakukan dan rencana ke depan untuk meningkatkan keterbukaan informasi. Dr. Hana Silvana menekankan pentingnya pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi petugas informasi di setiap unit kerja.

Rapat penguatan dan persiapan ini merupakan langkah penting bagi UPI dalam memastikan keterbukaan informasi publik yang transparan dan akuntabel. Dengan kolaborasi yang solid antarunit, UPI optimis dapat memenuhi standar keterbukaan informasi publik yang diharapkan. (CS)